Rabu, 14 Maret 2012

MATERI ZAT PSIKOTROPIKA Beranda About Portable Internet Download Manager 5.11.8 La Ode Abd Malik Tempat Menghabiskan Waktu Oktober 5, 2008 Zat Adiktif dan psikotropika Posted by malikmakassar under Kesehatan | Tag: ekstasi, ganja, merokok, minuman keras, psikotropika, rokok, zat adiktif | [13] Comments pengertian Zat Adiktif dan psikotropika zat adiktif dan psikotropika dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama narkoba ( narkotika dan obat berbahaya) atau NAPZA (narkotika, psikkotropika, dan zat adiktif). Sebenarnyan NAPZA adalah obat kedokteran yang diperlukan untuk pengobatan. Berbeda dengan obat jenis lainnya, penggunaan NAPZA harus dilakukan dengan hati-hati dan harus di bawah pengawasan dokter. Akhir-akhir ini telah terjadi penyalahgunaan obat jenis NAPZA. Banyak obat jenis NAPZA beredar di pasaran, misalnya ganja,sabu-sabu ,ekstasi, dan pil koplo. Penyalahgunaan obat jenis NAPZA sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi susunan syaraf, mengakibatkan ketagihan, dan ketergantungan, karena mempengaruhi susunan syaraf NAPZA menimbulakan perubahan perilaku, perasaan, persepsi,dan kesadaran. Ketagihan adalah gejala untuk terus-menerus memakai atau menggunakan karena sangat membutuhkan. Ketagihan merupakan gejala fisik dan mental yang ditandai dengan tubuh terasa sakit antara lain sembelit, muntah-muntah, kejang-kejang, dan badan mengigil pada saat tidak memakai atau pengguaan NAPZA dihentikan. Jika sudah parah , ada yang menjerit-jerit histeris, mengigit jari, dan berperilaku seperti orang gila. Keadaan seperti ini dikenal dengan nama sakau. Ketergantungan merupakan suatu sindrom atau pengumpulan fenomena fisiologis (lahirlah),perilaku, dan kognitif karena penggunaan pisikoaktif dan kesulitan mengandalikan perilaku serta timbul toleransi untuk meningkatkan dosis hingga dosis keracunan dan bahkan sampai over dosis yang dapat menyebabkan kematian. NAPZA merupakan obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman (sintetik atau semisintetik) yang jika dimakan ,diminum diisap/dihirup, dimasukkan (disuntikkan ) ke dalam tubuh dapat menurunkan kesadaran atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Walaupun demikian pengolongan zat narkotika , zat adiktif , dan psikotropi belum jelas. Menurut UU NO. 5 tahun 1997, psikotropika meliputi ekstasi dan sabu-sabu (mengandung bahan aktif amfetamin ), LSD, obat penenang/ obat tidur , obat anti depresi, dan antipsikosis. Menurut UU No. 22 tahun 1997, narkotika meliputi golongan opiat ( heroin, morfin, dan madat), golongan kanabis (ganja dan hashish), dan golongan (kokain dan crack). ROKOK DAN DAMPAK NEGATIFNYA Rokok dapat menimbulkan asap yang berbau tidak sedap. Asap rokok menyebabkan sesak napas dan batuk-batuk. Mengapa dapat terjadi demikian ? asap rokok mengandung bahan kimia yang berbahaya. Tidak kurang 1.000 bahan kimia yang ada pada asap rokok. Selain membahayakan penisapnya, juga membahayakan pada orang-orang sekitarnya. Walaupun tidak merokok tetapi mereka ikut mengisap asap rokok . orang seperti itu disebut sebagai perokok pasif ( diam). Dengan demikian asap rokok dapat dikatakan zat pencemar udara. Asap rokok mengandung racun misalnya: Tar : merupakan komponen dalam asap rokok yang tinggal sebagai sisa sesudah dihilangkan nikotin dan tetesan-tetesan cairannya. Tar merupakan kumpulan berbagai zat kimia yang berasal dari daun tembakau sendiri, maupun yang ditambahkan pada tembakau dalam proses pertanian dan industri rokok. Perlu diketahui bahwa kadar tar dalam rokok merupakan zat perangsang timbulnya kanker dalam tubuh. Nikotin : adalah zat yang terdapat pada daun tembakau yang dapat menyebabkan rasa ketagihan. Nikotn merupakan zat yang berbahaya karena dapat menyebabkan terhentinya pernapasan. Menghisap rokok sama saja dengan mengisap nikotin. Nikotin menaikkan tekanan darah dan mempercepat denyut jantung hingga pekerjaan jantung menjadi berat. karbon monoksida : merupakan gas beracun yang tidak berbau sama sekali. Tentu saja, gas karbon monoksida yang terdapat dalam asaprokok dapat menyebabkan ganguan terhadap haemoglobin (Hb, darah merah). Karbon monoksida dapat menyingkirkan oksigen (O2 ) dalam tubuh. Bahaya yang lainnya adalah akan menyebabkan penyempitan jaringan pembuluh darah. Keuntungan tidak merokok untuk menghindari kebiasaan merokok. Berikut beberapa keuntungan apabila kita tidak merokok. · Dapat terhindar dari resiko sakit apabila keracunan tembakau · Tubuh menjadi sehat, segar, dan tumbuh dengan baik dan normal · Dapat menghindari dari polusi udara · Dapat menghemat uang DAMPAK NEGATIF MINUMAN KERAS Minuman keras juga menganggu kesehatan. minuman keras mengandung alcohol (etanol) merupakan cairan yang bening tidak berwarna, mudah menguap dan mudah terbakar. Alcohol diperoleh dari proses fermentasi karbohidrat. Alcohol mudah dimetabolisme oleh tubuh sehingga cepat menimbulkan ketagihan atau kecanduan bagi peminumnya alcohol selain itu alcohol dapat merugikan orang lain. Orang yang kecanduaan alcohol sering melakukan tindakan criminal, misalnya mencuri, merampok, memperkosa, dan bahkan membunuh. Alcohol juga membahayakan bagi kesehatan. beberapa bahaya alcohol diuraikan sebagai berikut ini. Alcohol mengganggu system saraf. Orang yang banyak minum alcohol akan mabuk sehingga tidak peka akan keadaan sekitarnya. Ia akan berkata tanpa kesadaran sehingga perkataanya tidak masuk akal untuk diajak berkomunikasi Gangguan metabolisme tubuh yang berdampak pada kegagalan jantung atau kelainan jantung hal itu disebabkan karena lemak tertimbun pada pembuluh darah arteri sehingga dapat menghambat aliran darah dan kerja jantung meningkat . Hambatan pembentukan trombosit merusak susum tulang sehingga dapat menyebabkan pendarahan, anemia , dan kekurangan sel darah putih . Dapat merusak hati dalam jangka panjang mengakibatan kegagalan fungsi hati dan kanker. Meningkatkan kerentaan infeksi karena kerusakan saluran napas, hati, atau kurang makan. Dapat menyebabkan kerusakan susunan syarafyang mengendalikan aliran darah sehingga menimbulkan warna kemerahan pada kulit. Selain itu alcohol juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah pada kulit Alcohol mengganggu kemampuan ginjal untuk menyerap cairan. Akibatnya , tubuh menjadi kekurangan cairan (dehidrasi ) kekurangan cairan dalam jumlah banyak. DAMPAK NEGATIF ZAT PSIKOTROPIKA Zat psikotropika sebenarnya obat yang dapat mempengaruhi pikiran dan system saraf. Zat psiktropika yang ada dalam tumbuhan seperti ganja, opium, mariyuana , dan kokain sejak digunakan sejak dahulu. Sekarang makin banyak ragam zat psikotropika karena banyak dibuat manusia. Berdasarkan fungsinya obat psikotropika dibedakan menjadi tiga yaitu obat stimulan, obat depresan, dan obat halusinogen: o Obat stimulan ( obat perangsang ) adalah obat yang merangsang system saraf sehingga orang yang merasakan lebih pwecaya diri dan selalu waspada contoh obat ini adalah, kafein nikotin dan kokain o Obat depresan ( obat penenang ) adalah obat yang dapat menekan system saraf sehingga pemakaiannya merasa ngantuk dan tingkat kesadarannyaturun. Contoh obat jenis ini adalah alcohol dan barbiturate o Obat halusinogen adalah obat yang dapat membelokkan pikiran pemakaiannya Orang yang menggunakan obat psikotropika ajkan mengalami gangguan system saraf. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut. Narkotika dapat menyebabkan rasa sakit dan membuat sensasi sehingga pemakaianya merasa senang karena tidak terganggu masalah yang di hadapinya. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan kematian. Kokain dapat diggunakan untuk pembiusan local. Kokain bersifat stimulan terhadap sistem saraf sehingga dapat meningkatkan stamina dan mengurangi kelelahan. Namun penggunan kokain hanya sementara biasanya diikuti dengan perasan tertekan dan takut (depresi). Penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan pingsan atau bahkan kematian jika penggunaanya tiba-tiba dihentikan pecandu akan menderita penyakit dengan tanda-tanda kejang-kejang, muntah, diare, berkeringat dan sukar tidur. Morfin dapatmenghilangkan rasa sakit. Namun, morfin menyebabkan rasa kantuk dan lesu, kebingunan, perasaan kebahagian yang berlebihan ( euforioa ), dan gangguan system pernapasan. Ekstasi dapat menimbulkan rasa segar dan penuh energi sehingga pemakaiannya merasa mengantuk. Namun, pemakaiobat ini mengurangi keinginan untuk minum sehingga dapat mengalami dehidrasi. Penggunaan dalam waktu lama menyebabkan kehilangan daya ingat dan kemampuan menggerakan badan. Suka Be the first to like this post. 13 Tanggapan ke “Zat Adiktif dan psikotropika” siti, Berkata: November 26, 2008 at 06:17 tolong ya di situs ini ada tentang narkoba Balas Kang Ivo Berkata: Januari 6, 2009 at 00:42 Ada satu ide yang mungkin bisa jadi solusi bagi perokok pasif dan aktif. Yaitu rokok yang menyehatkan. Bisa diklik nama saya … mudah-mudahan … hatur nuhun Balas gete Berkata: Januari 10, 2009 at 23:34 sebh sebh gmana bikin orang sadar klo “ROKOK” bikin dia mati Balas ARCHIE ATRIE Berkata: Februari 15, 2009 at 07:49 BUAT APA SIH ORANG MEROKOK, SUDAH BISA MEMBUAT ORANG TERKENA KANKER, MEMBUAT PARU-PARU RUSAK, DAN BAKAR-BAKAR DUIT Balas muhammad al kahfi Berkata: Maret 17, 2009 at 17:39 makasih ya. karena ini saya bisa menyelesaikan tugas saya. thank you Balas sahra Berkata: Oktober 10, 2009 at 17:02 yoi brow……. Balas cha Berkata: April 4, 2009 at 12:25 apa bahaya psikotropika terhadap sistem saraf? dan beri penjelasan yang detail! Balas Chiquita Berkata: April 18, 2009 at 13:23 Makasih atas penjelasan diatas, karena itu tugas saya telah terselesaikan. TERIMA KASIH Balas ica Berkata: April 28, 2009 at 14:01 ni sanggatlah berguna………..:D Balas Rosmawati Berkata: Mei 6, 2009 at 19:23 Syukran jazakillah atas informasinya Balas rama Berkata: Mei 26, 2009 at 12:22 tolong kasi solusinya dunk di situs ini , gimana cara na bikin orang sadar kalo rokok itu bisa bikin indonesia terancam juga karena polusi nya !!!! Balas danis Berkata: Juli 14, 2009 at 15:09 bicaralah kpd orng trsebut scr baik2 dan ceritakan apa dampak dari rokok tersebut……? Balas aca Berkata: Oktober 1, 2009 at 09:02 Menurut saya situs ini sgt berguna,,karna dpt menyadarkan org2 bahwa zat adiktif dan psikotropika sgt berbahaya..!!! Balas Tinggalkan Balasan Enter your comment here... Fill in your details below or click an icon to log in: Gravatar Email (wajib) (Address never made public) Nama (wajib) Situs web Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik. Entri Tersimpan Tanggal Tulisan : Oktober 5, 2008 at 09:15 Kategori : Kesehatan Tag: ekstasi, ganja, merokok, minuman keras, psikotropika, rokok, zat adiktif Lakukan Lebih Lanjut : Anda dapat merespon, or trackback dari website anda. Blog pada WordPress.com. — Theme: Connections by www.vanillamist.com. Ikuti Follow “La Ode Abd Malik” Get every new post delivered to your Inbox. Powered by WordPress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar